Evaluasi Kinerja Keuangan Pemerintah Kabupaten Flores Timur Berdasarkan Hasil Audit Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indoensia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur
Keywords:
Kinerja keuangan, Pemerintah daerah, Kabupaten Flores Timur, Audit keuangan, Badan Pemeriksa KeuanganAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kinerja keuangan Pemerintah Kabupaten Flores Timur berdasarkan hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan analisis rasio keuangan daerah, yang meliputi rasio efektivitas, rasio efisiensi belanja, rasio kemandirian keuangan daerah, derajat desentralisasi, serta kecenderungan opini BPK. Data penelitian diperoleh dari Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK dan laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Flores Timur periode 2021–2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efektivitas PAD berfluktuasi, dengan capaian sangat rendah karena pada tahun 2021 sebesar 74,38% dan pada tahun 2022 sebesar 49,9% termasuk tidak efektif namun meningkat kembali pada tahun 2023 sebesar 97,40% sehingga masuk kategori cukup efektif. Efisiensi belanja daerah relatif stabil meskipun masih berada pada kategori kurang efisien. Rasio kemandirian keuangan daerah dan derajat desentralisasi sangat rendah, yang mengindikasikan ketergantungan tinggi terhadap dana transfer pusat. Sementara itu, opini BPK atas laporan keuangan Kabupaten Flores Timur masih berada pada kategori Wajar Dengan Pengecualian.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Adriana Lopo, Yosef De Ancieta R. Ola Korebima (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.




